Satpolpp.bone.go.id-Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bone, Bapak A.Akbar, S.Pd., M.Pd., turut mendampingi Bupati Bone, Bapak DR. H. A. Fahsar M. Padjalangi, M.Si, bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menggelar Penyusuran Sungai Walannae pada Kamis, 09/01/2020.

Kegiatan Susur Sungai Walannae yang terletak di Bone Utara ini adalah program dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone yang bekerjasama dengan berbagai pihak. Kegiatan Penyusuran Sungai Walannae start dari Kelurahan Pompanua, Kecamatan Ajangale, dengan menyusuri daerah Desa Welado, Desa Solo, Desa Tawaroe, Desa Uloe, Desa Kampoti, Desa Tocina yang terletak di Kecamatan Dua Boccoe, dan dilanjutkan di Desa Lea (Tellu Siattinge) dan finish di Kelurahan Cenrana, Kecamatan Cenrana.

Bupati Bone, Bapak DR. H. A. Fahsar M. Padjalangi, M.Si, turut ditemani Wakil Bupati Bone Drs. H. Ambo Dalle, M.M, Kapolres Bone AKBP I Made Ary Pradana, S.I.K., M.H.,, Kasrem 141 Toddoppuli Letkol Inf. Bobbie Triyantho,  Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan, S.E.,M.M., Danyon C Pelopor Kompol Nur Ichsan dan Kepala BPBD Kab. Bone  Dray Vibrianto, S.I.P., M.Si., menggunakan perahu boat dalam menyusuri Sungai Wallanae. Sedangkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bone (Kasatpol PP Kab. Bone) Bapak A. Akbar, S.Pd., M.Pd menggunakan perabu boat yang terpisah dalam susur sungai ini.

Bupati Bone, Bapak DR. H. A. Fahsar Padjalangi, M.Si., beserta rombongan Menyusuri Sungai Walannae

Kegiatan Penyusuran Sungai Walannae ini bertujuan  untuk mengecek setiap posko siaga bencana serta melihat langsung kondisi Sungai Walanae. Sehingga ketika terjadi banjir SKPD terkait dapat melakukan antisipasi bencana sesuai dengan kondisi di lapangan sesuai dengan pemantaun yang dilakukan. Mengingat empat (4) Kecamatan yang menjadi Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Walannae merupakan daerah rawan terhadap risiko banjir yang selama ini hampir setiap musim penghujan menjadi langganan banjir. Selain dikarenakan curah hujan yang tinggi daerah ini sering mendapat kiriman banjir daerah dari Kabupaten yang bersebelahan dengan keeempat Kecamatan tersebut.

Kegiatan ini juga ingin melakukan pengecekan terhadap Posko bencana agar dapat mempercepat proses pelayanan jika terjadi banjir atau bencana lain. Hal ini menjadi antisipasi dari Pemerintah Kabupaten Bone dalam melakukan penanggulangan bencana karena daerah rawan bencana ini berpotensi menimbulkan korban jiwa dan juga korban harta benda bagi warga yang berada di sekitar aliran Sungai Walannae.

Suasana Pemantauan Posko Siaga Bencana di Aliran Sungai Walannae oleh Forkopimda Kabupaten Bone

Posko siaga bencana yang telah dibentuk, dilengkapi peralatan kebencanaan seperti alat berat, perahu banjir, sarana, dan prasarana lainnya termasuk kesiapan personil secara terpadu termasuk lembaga sosial dan PMI Kab. Bone dan bekerja sama dengan unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Bone. Dengan kesiapan penanggulana bencana ini, maka diharapkan dapat meminimalkan resiko akibat bencana banjir dan bencana lain yang sewaktu-waktu dapat terjadi terlebih sudah memasuki musim penghujan dengan curah hujan tinggi.

Kasatpol PP Kab. Bone bersama unsur Forkopimda Kabupaten Bone dalam Penyusuran Sungai Walannae dan Pengecekan Posko Siaga Bencana
BAGIKAN